Showing posts with label Blog. Show all posts
Showing posts with label Blog. Show all posts

Cara agar tangan tidak keriting menulis artikel blog

Diposkan oleh @Warkop Aremania on 8.7.1229.4.1219.3.12

Pekerjaan update artikel memang berat karena harus rutin jika trafik blog anda tidak ingin jatuh. Dan menulis artikel adalah pekerjaan tetap yang tidak akan pernah selesai selama anda masih mengelola blog. Belum lagi mencari ide apa lagi yang mau kita posting hari ini. Terkadang kita bingung akhirnya cuma utak atik blog saja sehingga tidak jadi update.

Namun bagi pengguna wordpress sebenarnya ada cara mudah agar tangan anda tidak keriting karena terlalu banyak menulis artikel. Blogspot juga bisa ikutan tidak keriting jika mau caranya. Yaitu dengan cara kolaborasi seperti yang dilakukan oleh mayoritas website besar.

Salah satunya adalah kompasiana, dimana kompasiana yang menulis adalah para pembacanya sendiri atau pengguna internet. Andapun bisa melakukan seperti itu jika mau, namun anda harus menyiapkan aturan-aturan penggunaan (Term of use) bagi para pengguna yang ingin berpartisipasi menulis artikel di blog anda.

Bagi pengguna wordpress bisa membuat menu register kepada para pembaca untuk membuat posting di blog anda. Dengan demikian yang keriting adalah tangan pengguna, bukan tangan anda :). Para member akan bertambah secara bertahap, dan semakin banyak member maka blog anda akan semakin kaya konten.

Bagi para pengguna blogger bisa mengundang penulis melalui opsi izin yang ada di dashboar blogger. Namun untuk blogspot ini anda harus memilih orang-orang yang anda percayai saja. Karena jangan sampai setelah blog menjadi ramai ternyata anda diremove dari admin oleh seorang member yang pernah anda undang.

Akan tetapi bagi pengguna wordpress lebih aman karena member tidak bisa meremove admin aslinya. Dan anda tinggal memeriksa saja setiap posting yang dipublish oleh para member agar tidak melanggar peraturan yang telah anda tetapkan.

Maka dengan cara ini anda akan berhenti menulis dan berubah status menjadi Editor sekaligus pemilik blog saja karena yang menulis artikel adalah para pengguna atau pembaca blog anda sendiri. Dan tidak lama lagi trafik akan mulai berdatangan.

Contohnya adalah WikiHow, sebuah website di Amerika. Jack Herrick sang pemilik WikiHow tidak pernah update sama sekali, kecuali hanya menjadi pemilik dan Editor saja yang kerjanya hanya memeriksa artikel tulisan para pembaca blognya.

Tanpa menulis artikel di blognya sendiri, Jack Herrick bisa mendapatkan trafik 16 juta visitor perbulan dari blognya dan menempatkan WikiHow ke dalam 100 website dengan trafiik kunjungan tertinggi di dunia. Dan yang lebih membuat ngiler, WikiHow dipasangi iklan google adsense.

Jika dihitung dari trafik yang dimiliki, Wikihow mampu menghasilkan 4 juta USD perbulan dari google adsense, jika dirupiahkan sekitar 40 milyar rupiah perbulan. Wow, benar-benar ngiler, ngiler dan ngiler...:). Bisakah anda menirukannya?
Buka ini → Cara agar tangan tidak keriting menulis artikel blog
________________________________________________________

Mencegah pengunjung batal akibat loading blog berat

Diposkan oleh @Warkop Aremania on 8.7.1229.4.1219.3.12

Ini adalah salah satu bagian optimasi blog untuk menaikkan visitor. Teman-teman blogger mungkin jarang menyadari bahwa setiap hari banyak sekali pengguna internet kita membatalkan kunjungannya ke blog kita. Bahkan sangat mungkin kita kehilangan 50% visitor dalam setiap harinya.

Salah satu penyebab yang paling utama adalah dikarenakan loading blog kita berat, sehingga mereka tidak sabar dan akhirnya membatalkan kunjungan ke blog kita dengan meng-klik tanda "X" di sudut kanan atas.

Hal-hal seperti ini terkadang kita abaikan bahkan kita anggap sepele, namun sebenarnya kecepatan loading blog sangat berpengaruh terhadap penghasilan yang didapat dari blog. Mungkin kita melihat laporan di statistic blog tercatat banyak sekali visitor setiap harinya, namun sebagian dari mereka tidak membaca sama sekali artikel blog kita. Sehingga pendapatan dari blog yang kita targetkan tidak bisa tercapai atau lambat sekali.

Akhirnya kita hanya mendapatkan laporan trafik blog yang tinggi, tapi target visitor kita yang sesungguhnya tidak pernah tercapai. Hal ini sangat berdampak negatif bagi para perusahaan berbasis web, pelaku bisnis online, publisher google adsense, dan sebagainya.

Penyebab paling utama loading blog berat adalah tentang template blog. Template yang memiliki ukuran atau size terlalu tinggi akan menyebabkan loading blog berat, bahkan tidak berhasil dibuka oleh pengguna hingga tenggang waktu loading habis. Kemudian mereka langsung klik tanda "X", dan ini paling sering terjadi.

Perlu kita ketahui bahwa koneksi internet dengan speed yang tinggi pasti setiap harinya akan mengalami lemot juga, apalagi koneksi internet dengan speed rendah. Komputer yang memiliki processor dengan RAM tinggi terkadang juga lambat, karena berbagai kendala yang sewaktu-waktu timbul.

Oleh karena itu kita harus benar-benar seksama dalam menentukan template blog yang hendak kita pakai. Salah satu ciri utama template yang ringan di loading adalah kapasitas ukuran atau size template yang rendah, atau yang tidak terlalu tinggi. Bisa saja kita meng-kompres template yang berat agar menjadi ringan, namun itu tidak terlalu berbeda jauh dengan loading aslinya yang berat.

Atau kita juga bisa menginstal PageSpeed di browser yang kita pakai agar loading blog ringan, namun para pengguna internet tentunya memakai browser yang berbeda-beda, sehingga mereka tetap saja banyak yang kabur karena loading blog kita berat.

Oleh karena itu jika kita hendak membangun sebuah website besar dengan opsi atau kategory yang banyak, hendaklah kita memilih template yang ringan dan selanjutnya kita bisa menambah fitur template secara manual seperlunya saja.

Kita membangun sebuah blog atau website dengan tujuan untuk disediakan bagi para pembaca, visitor atau pengguna internet agar mereka bisa membaca atau menikmati blog kita dengan senang, maka kita juga harus membantu mereka semaksimal mungkin.

Dengan template yang ringan di loading, mereka akan mudah membuka halaman-halaman lain sehingga akan betah berada di blog kita. Dan lebih penting lagi adalah tidak akan terjadi visitor yang batal karena mereka terlalu lama menunggu loading blog yang berat.

Dengan demikian trafik kunjungan yang tercatat di statistik blog adalah visitor yang benar-benar hadir seperti yang kita harapkan sehingga penghasilan blog kita akan terus meningkat. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Buka ini → Mencegah pengunjung batal akibat loading blog berat
________________________________________________________

Belajar Menulis Artikel Inggris Tanpa Google Translate

Diposkan oleh @Warkop Aremania on 8.7.1229.4.1219.3.12

Halo teman-teman... Pernahkah anda menulis artikel bahasa Inggris dengan menggunakan translate? Kalau pernah, berarti sama dong, dengan saya :) Marilah kita belajar kreatif menulis artikel bahasa Inggris orisinil dengan tangan sendiri tanpa menggunakan google translate.

Orang yang tidak bisa berbahasa Inggris akan sangat kesulitan jika sedang menulis artikel bahasa Inggris, contohnya saya. Padahal, menulis artikel berbahasa Inggris suatu saat akan diperlukan oleh seorang blogger. Oleh karena itu marilah kita mulai dari sekarang belajar menulis artikel berbahasa Inggris. Pertama kita belajar dengan menggunakan translate, kemudian kita kurangi pemakaian translate, selanjutnya kita tinggalkan google translate.

Sudah jelas bahwa menulis artikel berbahasa Inggris yang paling baik adalah tanpa menggunakan google transale atau world translator, karena gaya bahasa Inggris dengan gaya bahasa Indonesia banyak sekali perbedaan. Misalnya, bahasa Indonesia menggunakan sistem DM, atau Diterangkan Menerangkan, sedangkan bahasa Inggris menggunakan sistem MD atau Menerangkan Diterangkan.

Sedangkan google translate tidak menerjemahkan tentang gaya bahasa dan sistem bahasa tersebut, melainkan hanya menerjemahkan berdasarkan kosa kata yang anda tulis saja. Jadi jika anda hendak menulis artikel bahasa Inggris dengan menggunakan translate, maka anda harus memperhatikan bahwa sistem bahasa tersebut sudah benar apa belum. Karena jika asal mentranslate saja tapi anda tidak memperhatikan perbedaan sistem bahasa, maka artinya akan menjadi terbalik, atau menjadi lucu. Akhirnya orang Inggris beneran yang membaca tulisan anda akan tersenyum atau tertawa :)

Cara belajar menulis artikel bahasa Inggris yang benar adalah, anda harus membaca artikel bahasa Inggris yang asli duluan, misalnya anda membaca artikel bahasa Inggris milik google. Kemudian artikel tersebut anda translate menjadi bahasa Indonesia, setelah itu silakan anda lihat bagaimana gaya bahasa yang mereka pakai.

Oleh karena itu kita jika sedang menulis artikel bahasa Inggris, maka kita harus menggunakan gaya bahasa Inggris seperti mereka agar artinya akan sesuai dengan gaya bahasa Inggris yang benar. Termasuk pemakaian tanda simbul seperti titik koma, huruf besar dan kecil, itu harus kita tirukan juga karena pemakaian simbul akan memberikan arti yang berbeda setelah kita translate. Dan menulis artikel dengan menggunakan translate juga memerlukan pengalaman yang cukup, caranya anda sering membaca artikel Inggris dan kemudian mentranslatenya ke bahasa Indonesia.

Semakin sering anda menulis menggunakan translate, maka lama-lama anda akan bisa berbahasa Inggris juga tanpa sengaja. Karena google translate itu sebenarnya adalah guru bahasa Inggris yang jujur dan lugu, dia mampu menjawab pertanyaan apapun tentang terjemahan atau arti dari puluhan bahasa yang ada di dunia, dan dia tidak bisa lupa serta tidak bisa bohong. Terkadang dia akan mengingatkan jika kita salah dalam menulis teks  atau kosa kata. Jadi menulis bahasa Inggris dengan menggunakan google translate sebenarnya sama dengan kursus bahasa Inggris gratis. Hanya saja kita perlu mengedit beberapa yang kurang pas agar bisa sesuai dengan gaya bahasa Inggris yang benar.

Akan tetapi, menulis dengan menggunakan google translate ada batas waktunya. Artinya anda jangan terus menerus menggunakan translate. Cobalah menulis langsung tanpa memakai google translate, jika lupa sedikit anda boleh memakai translate. Maka jika anda mulai berusaha meninggalkan google translate secara bertahap, maka tidak lama lagi anda akan bisa menulis bahasa Inggris beneran tanpa menggunakan translate.

Selanjutnya anda membaca artikel bahasa Inggris yang asli, maka anda akan mengerti artinya karena anda sudah terbiasa tidak memakai google translate. Dan jika anda tidak ada keinginan untuk belajar menulis tanpa menggunakan google translate , maka anda selamanya akan terus bergantung pada google translate. Dan menulis artikel  bahasa Inggris akan menjadi sebuah pekerjaan berat.

Namun jika anda sudah terbiasa menulis artikel bahasa Inggris tanpa memakai google translate, maka hal itu akan menjadi sebuah hobby yang sangat menyenangkan, dan hanya sesekali saja kita memerlukan bantuan translate.

Selamat mencoba semoga bermanfaat.
Buka ini → Belajar Menulis Artikel Inggris Tanpa Google Translate
________________________________________________________